Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Puisi - Pasangan Hidup

Pasangan Hidup

Karya: Cahyani Wijayanti

Pasangan hidup...
Wouw... Saat mendengar kata itu..
Ada yang bergelora..
Ada yang berdegup kencang
Atau bahkan biasa saja
Mungkin ada yang sudah menemukan tulang rusuknya
Tenggelam dalam indahnya cinta
Membangun bahtera
Berlayar bersama menuju masa depan

Namun mungkin juga kau sedang menantinya...
Mungkin saat ini kau yakin dialah pujaan hatimu
Dia lah yang mampu memberikanmu segudang harapan
Tapi tetaplah berdoa..

Atau mungkin saat ini kau dipertemukan dengan insan yang tidak tepat bagimu
Sakit... Perih.. Uhh.. Mengecewakan!!
Tetapi tetaplah berdoa..

Tetaplah berdoa..
Bersujud dihadapan Sang Empunya hidup ini
Memohon petunjukNya
Bersabarlah dan yakinlah Dia pasti sudah menyediakan yang terbaik untukmu
Semua kan indah pada waktuNya
Semua kan teruji melalui proses dan bergulirnya waktu
Karna Dia lah yang maha tau
Siapa insan yang tepat tuk menjadi pasangan hidupmu

Lakukanlah apa yang menjadi bagianmu dengan setia
Maka ketika kau sudah dinilaiNya pantas
Pada waktu nya kau akan disatukan dengan pribadi yang Tuhan pilihkan tuk menjadi pasangan hidupmu


Sumber : Di Sini

Puisi - Cinta Berbalut Luka


CINTA BERBALUT LUKA

Sayatannya masih melukai
Sisi gelap relung hati
Rasanya tak terobati
Hingga kini dan mungkin nanti

Aku mencintaimu
Tapi kau tak pernah mau tahu
Sungguh hina diriku
Memohon cinta yg tak mau
Aku masih tak rela kehilangan bayangmu
Meski semua semu buatku
Tak apalah sejenak bercumbu
Meski hanya dengan bayangmu
Cinta berbalut luka
Itulah diriku adanya
Tak pernah bisa meraih dirinya
Juga merenggut hatinya

Sumber : Di Sini

Pendek sih, tapi dalem banget makna nya, mirip yang admin alami dolo.

Puisi - Gelisah

GELISAH
Puisi NN

Gelap malam penuh kesunyian
Lamunan jauh menerawang angkasa
Membukakan pintu-pintu mimpi
Menyibakan tirai-tirai kegalauan jiwa

Bias keremangan memudarkan kasih
Memutar hati menguak arti ilusi
Memedarkan beribu warni cahaya
Membayang menjauh dari arah cita

Katak merengek ikut meresah
Menggugah hati kala gelisah
Air hujan menetes berduka
Membasah bumi ikut bersedih

Gema kegundahan kian bertalu
Gemercik air melantun irama nan merdu
Berhembus angin membelai lembut
Gemerisik suara daun menghibur
Membangkit menggugah kalbu

Meliuk menari rumput nan ayu
Melambai perlahan seolah mengajak
Melepas duka menjemput cinta
Merayu bernyanyi kerinduan
Menyongsong esok akan kebahagiaan

Puisi - Cinta

CINTA
Oleh Siti Rahma Novyani

Cinta ..
Ahh cinta ..
Tak jarang membuat luka ..
Merasuk ke dalam jiwa ..
Menusuk ke dalam sukma ..

Cinta ..
Ahh cinta ..
Dapat membuat asa membara ..
Merampung rasa yang bergelora ..
Menjamah masa yang tak terkira ..

Alisku bertaut ..
Mengapa rasa yang sederhana itu kian merebak ..
Memulas janji menanti pasti ..
Menggenggam jemari mengikat hati ..

Cinta ..
Satu kata berjuta makna ..
Satu kata beribu rasa ..
Satu kata beratus masa ..

Cinta ..
Ahh cinta ..
Tak mampu lagi aku menuliskannya ..
Tak sanggup lagi aku melukiskannya ..
Cinta, mengalirlah bagai air di parit hatiku ..

Sumber : Di Sini

Puisi - Kenangan Terindah

KENANGAN TERINDAH
Oleh G Martha

Dulu...
Kita bersama
Berbagi cerita
Canda tawa bahagia
Seakan lupa pada dunia

Cinta, itukah cinta ?

Hitungan waktu terus bergulir tanpa henti
Mengalunkan nada bermelodikan cinta

Kau dan aku
Menabur bunga bunga asmara
Mengukir seuntai nama
Di atas kapuk tak berduri

Kala itu masa yang indah
Kan ku simpan dalam kalbu
Tak terhapus oleh waktu
Meski aku yang melepasmu

Maafkan aku kasih...

Sumber Di Sini

Puisi Putus Cinta

SANGKAR KECEWAKU
Oleh Arum
Sejenak ku terpaku
Masih terbayang jelas lukaku
Minggu lalu!
Sesak batin ini menahannya
Terhimpit duka, lara, dan nestapa
Tak sempat terfikir sebelumnya
Kau kan beranjak…menjauh…
Tinggalkan ku begitu saja!
Tahukah apa yang ku rasa saat itu?
Kecewa!
Hancur!
Sakit!
Luka!
Sadarkah dengan apa yang t’lah kau lakukan?
Begitu dalam luka yang kau goreskan
Hingga terlalu pedih sakit yang ku rasakan…
Yah!
Luka yang membahana hingga kini masih ada
Disini…dalam dada…
Ku akui, muak aku melihatmu!
Ingin rasanya ku membencimu
Tapi apa daya? Aku tak kuasa!
Rasa sayang yang ku miliki
T’lah mengakar kuat padamu
Terlanjur…dan terlalu dalam ku tanamkannya
Sulit, bila harus dicabut kembali…
Goresan luka yang kau torehkan
T’lah menjadi serpihaserpihan
Yang seakan menggambarkan
Betapa hancurnya diriku oleh sikapmu…
Kau rubah senyum yang tersungging di bibir
Menjadi air mata yang deras mengalir di pipiku
Pupus sudah semua angan dan impian
Hilang harapan, tinggallah kenangan
Kini, kau jauh diatas jangkauan tanganku
Akankah ku bisa meraihmu kembali?
Atau mungkinkah hanya aku wanita khilaf
Yang terlalu setia tuk sebuah cinta semu?
Tanyaku…
Haruskah ku tahan dan batasi rasa sayang ini?
Bilakah jika kau perbaiki kisi-kisi luka
Yang pernah kau torehkan?
Mungkinkah lika ini kan cepat sirna
Mengingat betapa pahit dan pedihnya
Romantika hidup yang ku jalani?
Pada akhirnya…
Ku hanya bisa mengenangmu
Dalam “Sangkar Kecewaku”
Ya Tuhan,
Kuatkanlah hatiku…


PENYESALAN
Oleh Lintang Rofiatus S
Begitu manis madu kau berikan 
Begitu merdu syair kau lantunkan
Membuatku tenggelam dalam bual cintamu
Betapa sakit luka kau goreskan 
Hancur…. diri kau campakkan 
Perih……. Hati kau mainkan
Lirih…… hati kau gantungkan
Cintamu hanya indah di ujung mata
Tapi ……….
Begitu sakit mengiris jiwa
Janji hanya omong kosong di ujung kata
Deru air mata….
Derai penyesalan dan kecewa 
Hanyalah seonggok kebodohan
Yang tak pantas ku taruhkan
Kau hanyalah fatamorgana yang menyakitkan
Kenikmatan yang sesaat
Keindahan yang sementara 
Yang berakhir penderitaan dan nestapa


TANGIS MELUPAKAN CINTA
Oleh Febryana Saputri
Cinta yang dulu pernah kurengkuh.
Sekarang, lepas entah kemana. 
Tersisa sebuih kisah semu yang keras bak sebongkah batu.
Rasa sakit yang dulu pernah kurasa, kini telah pergi.
Bukan karna ada yang lain, 
tapi rasa sayang mengalahkannya.
Walau tanpanya, 
aku masih mampu berdiri dan menatap indahnya dunia.
Mungkin aku telah lama larut dalam kesendirian 
dan rasa cintaku seakan telah luntur dan larut dalam setetes air mata.
Tapi sebenarnya rasa cinta itu tersimpan dalam hati kecilku 
dan siap menunggu hari kebahagiaan di masa mendatang ..
Menangisinya hal yang harus aku buang jauh,
Membencinya bukan hal yang baik,
Mengenangnya hanya akan membuat luka yang sulit untuk aku pahami,
Menjadikannya sahabat mungkin itu akan lebih baik buat aku dan dia.

Puisi Cinta

                                                     TERINGAT DIRIMU SELAMANYA


Dalam luang waktu ku coba lupakan
Sejenak memendam kisah lama yang silam
Melihat pelangi yang kini t'lah kelam
Gelap gulita dan sunyi mencekam

Nampak hadirmu dalam ingatan
Terlihat jelas tapi menyakitkan
Walau terasa kau ku dambakan
Membuat aku dalam kesepian

Meski kau ku cinta tapi tak sebaliknya
Kau yang ku puja takkan terlupa
Seringkali kau nampak senangkan
Dan tak jarang kau juga menyakitkan

Kerinduan ini membuatku gila
Kehilangan dirimu sebuah luka
Berangan aku tuk selamanya
Hingga mati pun slalu bersama

Dan mungkin seandainya nanti
Mentari tak bersinar lagi
Kau tetap dan s'lalu disisi
Menemaniku dalam indahnya surgawi

"Oleh Eggady Peterson "

Puisi Kahlil Gibran - Nyanyian Sukma (Song of the Soul)

Nyanyian Sukma (Song of the Soul)
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata; sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku, Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ; ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya, dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Karena aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.

Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.

Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya, Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahasia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkirkan oleh kebisingan,
Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan, Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesadaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan 'Kain' atau 'Esau' manakah yang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?

Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?

Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

Puisi Khalil Gibran - Patah Hati

Patah Hati

kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku
lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”
tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku
sendiri ”
mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari

Puisi Kahlil Gibran : Sayap-sayap Patah

Kami berdiri
dan mengucapkan selamat berpisah,
namun cinta dan keputusasaan berdiri
di antara kami seperti dua hantu
-yang satu mengembangkan sayapnya
dengan jari di tenggorokan kami.
Sementara yang satu lagi menangis
dan yang lain tertawa.

Saat aku menggenggam tangan Selma untuk kucium,
ia mendekat padaku dan mencium dahiku.
Ia menutup matanya dan berbisik lembut,
"Oh Tuhan, ampunilah aku
dan sambungkan sayap patahku."

Aku tiba di kamarku, seperti burung terluka
yang ditembak pemburu.
Aku jatuh di ranjangku

 "Kahlil Gibran"

William Shaakespeare - Cinta




Bagi seorang pecinta, cinta adalah anggur memabukkan yang akan membuatnya lupa kepedihan dan derita, karena kepedihan dalam cinta sma artinya dengan kebahagian, atau cinta dapat dirasakan sebagai sebagai embun pagi yang menetes di tanah gersang, cinta akan terus-menerus menyejukkan jiwa dan tak akan mampu digantikan oleh emas permata. Cinta juga bagai kilau batu rubi mempesona, bagai rona pelangi yang indah menghiasi bumi, hingga dunia terasa penuh dengan kenikmatan. Derita akan menjadi kenangan yang sangat indah di mata pecinta.

Cinta begitu anggun, ia akan menghibur jiwa pecinta yang merana, membimbing hati yang bimbang, dan menjadi penerang dalam kegelapan. Cinta akan menjadi seruling yang bila ditiup kehidupan akan berubah penuh dengan keindahan. Cinta akan menjelma menjadi semilir angin sejuk yang melambungkan mimpi menuju nirwana.

Seseorang yang telah merasa terpilih menjadi sahabat cinta, tapi masih melihat rupa dan penampilan, maka ia adalah pembohong, dan pantas baginya untuk terluka karena belati cinta. Bila harta masih menjadi pertimbangan seseorang yang mengaku mendapat ilham cinta, maka ia adalah penipu yang pantas menerima hinaan dengan merana sepanjang hidup. Bila kedudukan masih perlu di pertanyakan, maka ia adalah orang dungu yang pantas terus-menerus meratap untuk mendapat belas kasih cinta.

Atau mungkin ada orang yang takut terhadap bahaya yang akan menimpa bila ia berkawan akrab dengan cinta, orang seperti itu sebaiknya hidup di dalam gua kegelapan, tak perlu melihat sinar matahari. Karena bagi pecinta tantangan dan bahaya adalah tidak nyata. Cinta akan membuat seseorang berani menempuh kehidupan, menaklukan bahaya.

Orang tidak perlu khawatir cinta akan membelenggu dirinya. Tidak pernah ada dalam kamus, seorang pecinta menjadi malas dan mengurung diri. Karena cinta sperti tumbuhan, yang perlu disiram dan dipupuk oleh semangat dan keyakinan. Kehidupan dunia membutuhkan kehadiran cinta, agar manusia bisa saling berbagi kasih dengan sesama, menghindarkan dendam kesumat antarmanusia, mendorong manusia berlaku bijak dan adil agar kehidupan tetap terjaga.

“William Shakespeare”
 
Yahoo Messenger
Send Me IM!
Google Plus
Add Me To Your Circle!
Twitter
Follow Me!
Facebook
Add My Facebook
Original Template By Belajar SEO Blogspot - Himajiesized By Dayz Hidayat